Senin, 30 September 2013

Teori Sosiologi Klasik

dalam ilmu sosiologi terdapat dua aliran teori yaitu teori sosiologi klasik dan teori sosiologi kontemporer, teori sosiologi klasik antara lain sebagai berikut:
  • teori fungsionalisme
  • teori konflik
  • teori interaksionisme simbolik

Tokoh Sosiologi: Herbert Spencer

Salah satu ciri menarik dari Spencer, ciri yang hakikatnya menjadi sebab keruntuhan intelektualnya, adalah keenganannya untuk membaca karya orang lain. Dalam hal ini, ia mirip dengan raksasa sosiologi lain, Auguste Comte, yang mempraktikan “ Kemurnian Intelektual “. Mengenai keengganannya membaca buku orang lain itu, Spencer berkata “Aku telah menjadi pemikir sepanjang hidupku bukan menjadi pembaca, aku sependapat yang dikatakan oleh Hobbes bahwa jika saya membaca sebanyak yang dibaca oleh orang lain, aku akan hanya mengetahui sedikit yang mereka ketahui itu” (Wiltshire dalam G. Ritzer dan D. J. Goodman, 2010: 53). Bila ia tak pernah membaca karya sarjana lain, lalu darimana gagasan dan pemahaman Spencer  berasal. Menurut Spencer ide-idenya muncul tanpa sengaja dan secara intutuitif dari pikirannya. Ia mengatakan bahwa gagasannya muncul sedikit demi sedikit, secara rendah tanpa disengaja atau tanpa upaya yang keras.